OLEH
:
MUHAMMAD F. BARCINTA
NIM : 2014-64-024
PATH : 108 ROW : 62
SENSOR ETM
LOKASI : AMAHAI, MALUKU TENGAH
Langkah kerja
:
-
Cara mendownload data
ü Buka situs
http://glcfapp.glcf.umd.edu/ > ESDI >Map search Path and Row
>Clik centang di sebelah kiri bagian atas pilih sensor ETM sesudah itu> Preview
and didownload citra untuk Band 1-7 .
-
import citrahasil download
ü Pertamabuka
data citra yg tadi anda download dan sudah di ekstrak, Buka ilwis pilih file
(gambar.1) > import>ilwis (gambar. 2) > raster (gambar. 2) >pilih
Tagged Image File Format (TIF) (gambar. 3) > input (pilih citra yang
ingindi import keilwis) (gambar. 3) selanjutnya pilih Output (ganti nama dengan import
b1 untuk b1 dan seterusnya) (gambar. 3) dan klik ok
-
Akuisisi
data
1.
Bukailwis 3.7
2.
kemudian pilih file> import>, seperti berikut :
3.
selanjutnya, pilih Tagged Image Format (TIF)>
input diisi dengan file yang tadi sudah diextract>ouput diisi dengan nama tertentu misalnya
(amahei1) dan seterusnya untuk b2-band 7 >klik ok
-
Cropping
area kerja
1.
Pilih operation list >pilih submap of raster
map>pilih coodinates
2.
Masukan koordinatnya juga (koordinat untuk daerah amahai)>
output raster map diisi dengan nama “amahai1” sampai seterusnya untuk band
2-band 7
-
Buat
sample set
1.
Pilih file>create>sample set
2.
Simpan sample dengan nama yang diinginkan
(amahei sampelset) :amahei samapelset> domain diisi dengan nama amaheidom
(seperti yang telah dibuat) isi kolom selanjutnya dengan
min 15 objek>klik ok
3.
kemudian masukan objek yang
akan diidentifikasi > seperti terumbu karang, mangrove, lautdangkal, laut dalam,
awan, bayangan awan, perumahan, hutan semak, hutan campur, lamun, pelabuhan,
lahan kosong, gundukan pasir dan pasir pantai. Contohnya seperti gambar berikut:
-
Buat lut
1.
Bukasatu band yang telah di crooping (amahai1) yang
tadi sudah dibuat>buat lut dengan beberapa pilihan misalnya : FINEGRAY, MAGENTA,
INVERSE, GREEN dan PSEUDO
ü TAMPILAN
UNUK FINEGRAY :
ü TAMPILAN
LUT UNTUK INVERSE :
ü TAMPILAN
LUT UNTUK MAGENTA :
ü TAMPILAN
LUT UNTUK GREEN
ü TAMPILAN
LUT UNTUK PSEUDO
3.
Tampilan lut menggunakan teknik pseudo
tampilannya akanseperti gambar dibawah ini.
-
Citra
komposit dan citra komposit dengan menggunakan algoritma
a.
Citra
komposit
1.
Pilih color composite>red band diisi dengan band
3,green band di isi dengan band 2, blue band di isi dengan 1> output map di isi dengan nama
321 asli komposit AMAHAI >klik show
2.
Tampilannya akan seperti ini
b.
Menggunakan algoritma
1.
Pilih map calculation
> masukan rumus seperti gambar dibawah ini > klik show
2.
Tampilannya akan seperti ini
HASIL
-
Raining area (contoh untuk band 1)
-
Sample set
-
Hasil klasifikasi
-
Histogram Klasifikasi
-
Hasil warna lut untuk band 1menggunakan teknik pseudo
-
Hasil warna lut menggunakan tampilan untuk finegray:
-
Tampilan lut untuk
inverse :
-
Tampilan lutu ntuk
magenta :
-
Tampilan lut untuk green
-
Hasil warna komposit asli band,3,2,1
-
hasil band menggunakan algoritma
-
histogramalgoritma
KESIMPULAN :
Dari
hasil yang diperoleh dari pengolahan pada aplikasi ILWIS tentang “pengolahan dan interpretasi data citra untuk komposit warna dan look up table (lut)” bahwa dapat tampilan
yang baik untuk penampakan peta dengan warna aslih adalah dengan menggunakan band 321.
Selain itu, dari beberapa model tampilan LUT yang paling baik tampilannya untuk membedakan objek tutupan lahan adalah dengan menggunakan
format PSEUDO untuk tampilan petanya.





























Tidak ada komentar:
Posting Komentar